AWS Trusted Advisor Saat menjalankan kedai kopi, mungkin Anda memerlukan seorang penasihat yang datang menganalisis sistem dan berkata, “Hei, proses ini harus disederhanakan.” Atau, “Saya punya beberapa tips bagus tentang cara menghemat uang untuk bisnis Anda.” Atau bahkan, “Tahu, nggak? Saya bisa masuk ke area mesin kasir Anda dan membuka laci kasnya tanpa ada yang memperhatikan. Itu tidak baik!” Poinnya, akan sangat sempurna jika Anda kenal seseorang yang mengerti praktik terbaik di industri, paham apa yang harus dianalisis, dan memberi tahu apa yang perlu dilakukan. Jika poin-poin di atas diterapkan, maka sistem dapat berjalan lebih efisien, lebih aman, dan lebih hemat. Lalu, bagaimana cara untuk menerapkannya? AWS memiliki penasihat otomatis yang disebut dengan AWS Trusted Advisor. Ia adalah layanan web yang memeriksa lingkungan AWS Anda dan memberikan rekomendasi secara real time sesuai dengan praktik terbaik AWS. Jika Anda penasaran, berikut adalah ...
Pertama, dalam proyek reaksi Anda, buka package.json Anda dan sesuaikan baris kode ini agar sesuai dengan alamat domain + folder tujuan Anda: "homepage": "https://situswebanda.com/nama_folder_anda/", Kedua, buka terminal di proyek reaksi Anda dan ketik: npm menjalankan build Sekarang, ambil semua file dari folder build yang baru dibuat dan unggah ke your_folder_name, dengan filezilla di subfolder seperti ini: public_html/nama_folder_anda Cek di browser! Ultimately was able to figure it out , i just hope it will help someone like me. Following is how the web pack config file should look like check the dist dir and output file specified. I was missing the way to specify the path of dist directory const webpack = require ( 'webpack' ); const path = require ( 'path' ); var config = { entry : './main.js' , output : { path : path. join (__dirname, '/dist' ), filename : 'index.js' , }, devServer ...
Web Framework di Node.js Di Node.js terdapat banyak Web Framework yang dapat Anda gunakan. Masing-masing framework yang ada tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Expressjs merupakan web framework tertua dan terpopuler di Node.js saat ini. Framework ini sangat ringan, mudah diintegrasikan dengan aplikasi web front-end, dan penulisan kodenya tidak jauh beda dengan Node.js native. Namun karena sifat ringannya tersebut, ia menjadi framework yang unopinionated alias tidak memiliki aturan untuk menggunakannya. Express tidak menyediakan struktur atau kerangka kerja yang baku untuk diikuti oleh developer. Sehingga, developer menjadi sulit menentukan seperti apa kode yang optimal. Framework lainnya seperti Hapi menyediakan environment yang lengkap untuk mengembangkan web server yang kompleks. Bila menggunakan Hapi, kita tak perlu tools lain untuk menerapkan layer authentication, tokenize, cors, dan lain sebagainya. Kelemahan Hapi adalah abstraksinya yang terlalu jauh dari Node.j...
Comments
Post a Comment